Jumat, 18 Februari 2011

Manusia dan Kebudayaan



Manusia dan kebudayaan merupakan salah satu ikatan yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan ini. Manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna menciptakan kebudayaan mereka sendiri dan melestarikannya secara turun menurun. Budaya tercipta dari kegiatan sehari hari dan juga dari kejadian – kejadian yang sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa.
Tiga Wujud Kebudayaan Menurut Dimensi Wujudnya
a.      a. Kompleks gagasan, konsep, dan pikiran manusia
Kebudayaan yang muncul dan hidup karena adanya gagasan – gagasan baru, konsep yang matang serta buah dari pikiran yang kreatif. Wujudnya dapat ditemukan dalam sebuah buku – buku, arsip dan sebagainya.
b.       b. Kompleks aktivitas
Aktivitas manusia dengan lingkungan sekitar dalam kegiatan sehari hari dari waktu ke waktu memunculkan sesuatu untuk diabadikan, difoto dan juga diobservasi.
c.        c. Wujud sebagai benda
Aktivitas manusia sehari – hari umumnya dilakukan dengan menggunakan benda sebagai sarana dan prasarana. Dari situ lahir kebudayaan dalam bentuk fisik yang konkret, bisa bergerak maupun tidak.
Seperti yang kita tahu bahwa setiap manusia yang ada di bumi ini pasti memiliki kebudayaan dari daerah-daerah tempat asal mereka. Budaya sendiri terdiri dari 2 yaitu budaya barat dan budaya timur,  kalo budaya Barat lebih mengarah ke negara-negara Amerika, Eropa dllnya sedangkan Budaya timur lebih ke negara-negara seperti Indonesia. Budaya barat bisa dibilang lebih memiliki kebebasan dibandingkan budaya Timur seperti contohnya untuk budaya timur sangat tidak diperbolehkan berpegangan tangan ketika berpacaran namun jika kita melihat ke budaya barat orang yang baru berpacaran saja sudah ada yang berciuman tanpa ada rasa malu.. Namun dengan seiringnya waktu beberapa budaya baratpun sudah mulai masuk ke dalam kawasan-kawasan yang menganut budaya timur contohnya sekarang orang yang berpacaranpun sudah tidak malu lagi untuk berpegangan tangan ataupun berciuman.
Kebudayaan di indonesia beragam jenisnya tergantung dari suku yang dianut oleh masyarakat indonesia. Seperti contohnya saya, saya berasal dari daerah Medan atau lebih sering dikenal dengan sebutan orang batak. Di daerha saya memiliki kebudayaan yang bermacam-macam mulai dari ketika seorang memutuskan untuk menikah maka mereka harus mengikuti beberapa acara seperti martupul (martupul ini dilakukan sebelum adanya pernikahan biasanya lebih sering dikenal dengan lamaran) setelah itu baru dilanjutkan ke acara pernikahan yang harus menggunakan adat. Yang dimaksudkan menggunakan adat adalah pengantin akan diberikan ulos oleh tulang-tulang dari pasangan pria dan wanita dan orangtua dari setiap pasangan harus memberikan uang sebagai pengganti ulos yang diberikan. Itulah kebudayaan yang ada di tempat kami berbeda lagi kalo kita melihat budaya dari jawa ketika mereka akan melangsukan pernikahan pertama akan di lakukan siraman dulu di rumah mempelai pria ataupun wanita setelah itu baru diadakan pernikahan dimana di acara tersebut ada beberapa acara seperti injak telur, memecahkan kelapa dllnya.. sedangkan kalo di daerah barat biasanya pernikahan sangatlah simple hanya dengan sang pengantin mengucap janji di depan altar dan melangsungkan resepsi
Jadi setiap daerah-daerah pasti mempunyai kebudayaan yang berbeda-beda tapi bukan berarti perbedaan itu membuat kita menjadi jauh melainkan menjadi semakin menyatu sebagai bangsa Indonesia yang kuat sehingga ketika banyak negara-negara yang mau merebut kebudayan itu dari kita, kita bisa melawannya...


http://yurizone.files.wordpress.com/2010/04/perkembangan.jpg


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar