Minggu, 31 Oktober 2010

Gunadarma

Selamat malam semua,, malam ini saya akan bercerita mengenai tempat dimana saya melanjutkan jenjang sekolah saya sesudah SMA yaitu Universitas. Saya kuliah di Universitas Gunadarma yang bertempat di daerha Kalimalang




Kampus Gunadarman memiliki lokasi di beberapa tempat ada yang di Salemba, Kelapadua, Kemang pratama dan Kalimalang. Di kampus saya ini hampir semua dilakukan melalui internet diantarnya: mengirim tugas kita bisa melalui studentsite, jika kita ingin melihat jadwal kita melihat di baak.gunadarma dan jika kita sedang mendapat jadwal praktikum baik itu praktikum AP1, PTKI ataupun Fisika kita bisa melihat di situs masing-masing web jadi hal-hal yang akan diadakan Gundar atau apapun semua bisa kita lihat di situs gundar.

Saat ini saya akan membahas mengenai Lab di kampus saya..
Dikampus saya ada beberapa Lab dan karena saya mengambil Jurusan IT (saya masih semester 1) saya mendaptkan 3 macam Lab yaitu Lab AP1, Lab PTKI dan Lab Fisika di setiap Lab memiliki peraturan dan tata tertib masing-masing. Sebagai contoh di Lab AP1 kita di wajibkan untuk berpakaian kemeja dan celana panjang serta sepatu rapih jika tidak bisa dipastikan kita tidak akan mengikuti Lab tersebut dan masih banyak lagi tata tertib lainnya dari masing-masing Lab tapi itu semua dibuat agar kita bisa menjadi anak yang tertib dan paham akan pentingnya peraturan ketika bekerj nanti
Dan disetiap lab memiliki situs-situs yang digunakan mahasiswa untuk mangambil soal LP (laporan pendahuluan), jadwal Lab, peraturan-peraturan dan masih banyak lagi..
Di Lab Fisika kita diajarkan berbagai macam hal dari menghitung, mengukur, menimbang dan lain-lainya, sedangakan di Lab AP1 dan PTKI kita lebih banyak diajarkan mengenai Komputer baik itu java dan lain-lainnya..
Semua itu kita dapatkan di Gunadarma ketika menjadi mahasiswa disana\

salah satus situs Lab yang bisa kita kunjungi jika inign mengetahui lebih banyak mengenail lab yaitu Lab Fisika
http://fisika.lab.gunadarma.ac.id/

kelebihannya adalah kita bisa mengetahui bahan yang akan dipraktekan terlebih dahulu sehingga kita dapat  belajar untuk memahami sedangkan kekurangannya terkadang terlambat mengupdatenya

Kamis, 30 September 2010

Kepadatan Penduduk

Indonesia adalah sebuah Negara yang memiliki berbagai macam Ras, Suku, Budaya, Agama dll. Penduduk Indonesia sendiri berdasarkan hasil sensus penduduk tahun 2010 adalah 205,1 juta jiwa. Sensus penduduk adalah perhitungan jumlah penduduk yang dilakukan dalam kurun waktu 10 Tahun sekali. Sensus Penduduk pertama kali dilakukan pada Tahun 1961 dengan jumlah Penduduk sebesar 97,1 juta jiwa dan selanjutnya pada Tahun Tahun 1971 dengan jumlah penduduk 119,2 juta jiwa kemudian Tahun 1980 dengan jumlah penduduk sebesar 147,5 juta jiwa selanjutnya 1990 dengan jumlah penduduk duduk sebesar 179.321.641 juta jiwa selanjutnya tahun 2004 sebesar 238.452 juta jiwa. Seperti dibilang diatas bahwa sensus penduduk adalah untuk perhitungan jumlah penduduk, jumlah penduduk ini ditentukan oleh beberapa hal diantaranya : angka kelahiran, angka kematian, perpindahan penduduk (urbanisasi : perpindahan penduduk dari desa ke kota, reurbanisasi: perpindahan penduduk kembali ke desa , Emgrasi: perpindahan penduduk ke luar negri , Imigrasi: perpindahan penduduk dari luar negri ke dalam negri , Remigrasi: perpindahan penduduk ke negara asal , Transmigrasi: perpindahan penduduk dai satu pulau ke pulau lain dalam suatu daerah) . Jumlah penduduk yang sebanyak ini membuat indonesia menjadi Negara ke 4 terbesar di dunia setelah China, India, Amerika . Dan hampir 60,1% penduduk di Indonesia bermukim di Pulau Jawa dalam hal Agama Penduduk Indonesia mayoritas adalah beragama Islam yaitu bisa dilihat dari tahun 2000 jumlah Penduduk Islam berjumlah 86,1% dan sisanya adalah Kristen 8,7% Katholik 3% Hindu 1,8% dan Budha 0,4%. Jumlah penduduk yg berlebihan tersebut bisa dikarenakan kurangnya sosialisasi Pemerintah tentang penggunaan KB. KB sendiri mempunyai pengertian Gerakan untuk membentuk keluarga yang sehat dan sejahtera dengan membatasi kelahiran. Pembatasannya bisa melalui Penggunaan Kontrasepsi atau Penundaan Kehamilan dengan menggunakan Kondom, Spiral, Iud. Jika sosialisasi KB ini dijalankan dgn baik maka bisa dipatikan bahwa pertumbuhan Penduduk bisa seimbang. Masalah yang akan terjadi juga ketika meledaknya penduduk adalah kurangnya lapangan pekerjaan. Banyaknya penduduk di Indonesia ternyata tidak diseimbangi oleh lapangan pekerjaan yang ada sehingga yang terjadi adalah pengangguran dimana-mana dan dikarenakan pengangguran dimana-mana membuat banyak penduduk Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan. Kita bisa lihat dimana-mana banyak orang-orang di pinggir jalan hidup sebagai Pengamen, Pengemis dll itu semua mereka lakukan hanya untuk menyambung hidup mereka (makan, keperluan sehari-hari dll). dalam hal ini seharusnya Pemerintah bertindak tegas untuk berusaha membantu masyarakat dengan cara membuat Lapangan Pekerjaan baru sehingga Masyarakat yang tidak memiliki lapangan pekerjaan jadi memiliki lapangan pekerjaan dan dapat menghasilkan uang yg dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka atau bisa juga dengan memberikan Pembelajaran pekerjaan kepada orng2 tersebut sehingga mereka dapat membuat sendiri lapangan pekerjaan dimana mereka sebagai Pemimpinnya. Kepadatan penduduk bisa dikurangi dengan cara Menunda Perkawinan sehingga dapat menekan Jumlah Kelahiran atau juga dengan cara Transmigrasi yaitu Penyebarab Penduduk pada daerah-daerah yang kurang penduduknya (tidak padat penduduk). Transmigrasi dibagi menjadi beberapa jenis yaitu: *Transmigrasi umum yaitu: transmigrasi yang biayanya ditanggung pemerintah ditujukan untuk penduduk yang memenuhi syarat.
* Transmigrasi spontan/swakarsa, yaitu transmigrasi yang seluruh pembiayaannya ditanggung sendiri. Pemerintah hanya menyediakan lahan pertanian dan rumah.
* Transmigrasi lokal, yaitu transmigrasi yang dilakukan dalam satu wilayah provinsi.
* Transmigrasi khusus/sektoral, yaitu transmigrasi yang dilakukan karena penduduk terkena bencana alam.
* Transmigrasi bedol desa, yaitu transmigrasi yang dilakukan oleh seluruh penduduk desa berikut pejabat-pejabat pemerintahan desa
Jika sosialisasi tersebut dapat dilaksanakan dengan baik oleh Pemerinyah kita dapat menjamin bahwa beberapa tahun yang akan datang Kepadatan Pendudukpun tidak akan terjadi atau perlahan-lahan berkurang.